|
Penulis : Almisar
Badan Pendidikan dan Penelitian Kesejahteraan Sosial Departemen Sosial RI pada 12 – 14 Agustus 2009 yang lalu mengadakan pertemuan lanjutan membahas Draft Peraturan Menteri Sosial Tentang Akreditasi dan Setifikasi. Pertemuan di hotel Sahid Lipo Cikarang yang dibuka oleh Kepala Badiklit Dr.Marjuki, M.Sc itu diikuti oleh peserta baik dari lingkungan Depsos sendiri (Lingkungan Badiklit) maupun dari luar Depsos utamanya dari mitra kerja Depsos seperti Ikatan Pekerja Sosial Profesional Indonesia (IPSPI), Ikatan Pendidikan Pekerjaan Sosial Indonesia (IPPSI), Save Children dan lain-lain.
Dr. Marjuki M.Sc selaku Ka Badiklit Kesos berpesan agar Draft ini dapat diselesaikan akhir Agustus 2009 ini karena bulan September akan di plenokan. Ka Badiklit juga menyampaikan pentingnya Permensos tentang Akreditasi Lembaga Kesejahteraan Sosial dan Sertifikasi bagi Pekerja Sosial Profesional dan Tenaga Kesejahteraan Sosial dalam rangka plaksanaan UU No.11 tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial yang bertujuan meningkatkan kinerja lembaga Kesejahteraan Sosial dan kualitas Pekerja Sosial Profesional dan Tenaga Kesejahteraan Sosial.
Pertemuan yang diadakan selama 3 (tiga) hari itu di fokuskan membahas Draft Permensos tentang Sertifikasi bagi Pekera Sosial Profesional dan Tenaga Kesejahteraan Sosial karena Draft ini belum selesai dibahas pada pertemuan sebelumnya yang juga diadakan di hotel Lipo Cikarang. Usai Draft Permensos tentang sertifikasi ini dibahas, pada hari ketiga kembali disempurnakan pembahasan Draft tentang Akreditasi Lembaga Kesejahteran Sosial.
Dari pertemuan lanjutan itu, usai sudah pembahasan Draft Permensos tentang Akreditasi Lembaga Kesejahteraan Sosial dan Sertifikasi bagi Pekerja Sosial Profesional dan tenaga Kesejahteraan Sosial.
Bagi IPSPI, kehadiran Permensos ini tampaknya membawa angin segar di masa depan karena Pekerja Sosial Profesional mendapat pengakuan. Dan bagi IPPSI yang mewadahi sekolah-sekolah Pekerjaan Sosial baik tingkat menengah maupun pendidikan tinggi juga demikian. Dapak positifnya akan banyak yang tertarik sekolah atau kuliah pada jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial baik negeri maupun swasta dan masuk SMK bidang Pekerjan Sosial. (Almisar Hamid, Sekjen DPP IPSPI)
|