Menu Utama
icon_home.gif Depan
icon_community.gif ProfilShow/Hide content
tree-T.gif Visi
tree-T.gif Misi
tree-T.gif Struktur
tree-T.gif Program
tree-L.gif Kebijakan
favoritos.gif BeritaShow/Hide content
tree-T.gif Berita
Access restricted to our members Kirim Berita
tree-L.gif Akun Anda
som_downloads.gif UnduhShow/Hide content
tree-T.gif UnduhKonten Baru !
tree-L.gif Link Web
icon_poll.gif DatabaseShow/Hide content
tree-T.gif PMKS 2009
tree-T.gif PPLS 2008
tree-T.gif PMKS 2008
tree-T.gif PSKS 2008
tree-T.gif Sistem Informasi Panti
tree-T.gif Subsidi Panti
tree-T.gif JSLU
tree-T.gif JSPACA
tree-L.gif Penelitian
icon_members.gif HubungiShow/Hide content
Access restricted to our members Feedback
tree-T.gif Rekomendasikan Kami
tree-L.gif Jurnal

Event Calendar
Juli 2010
  1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31

Setjen
Itjen
Ditjen Dayasos
Ditjen Yanrehsos
Ditjen Banjamsos
Badiklit Kesos

Jurnal Penelitian

[ Puslitbang Kesos ]

[ Download ]


Kepahlawanan
  1. Prosedur Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional
  2. Daftar Nama Pahlawan Nasional Republik Indonesia
  3. Website Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata

Renstra 2010-2014


Buku Glosarium


Kementerian Sosial Peringkat ke-8 dari 27 Kementerian


Buku Kinerja Kementerian Sosial RI


Peluncuran Program 100 Hari Departemen Sosial RI
Dikirim oleh nawir - pada Tuesday, 10 November 2009
PROGRAM KERJA 100 HARI DEPARTEMEN SOSIAL RI TAHUN 2009/2010
Media Center Depsos, Selasa, 10 November 2009

MENTERI SOSIAL Salim Segaff Al-Jufri,  Selasa 10 November 2009 ini mengumumkan Program Kerja 100 Hari Departemen Sosial RI Tahun 2009/2010. Pemaparan berlangsung di Departemen Sosial, di depan wartawan media massa dan disaksikan 6 Balai Besar  diantaranya BBPPKS Padang, BBPPKS Bandung, BBPPKS Yogyakarta, BBPPKS Makassar, BBPPKS Banjarmasin, BBPPKS Jayapura serta STKS Bandung melalui Video Conference.



(Dokumentasi Pusdatin Kesos)


Program Kerja 100 Hari Departemen Sosial Tahun 2009/2010 itu dibuat mengacu kepada isu kesejahteraan rakyat, dengan Departemen Sosial sebagai lembaga yang memimpin (leading sector). Dalam menyusun program, Departemen Sosial mengacu pada UU Kesos No. 11 Tahun 2009. Di situ disebutkan, penyelenggaraan kesejahteraan sosial adalah upaya terarah, terpadu dan berkelanjutan yang dilakukan oleh pemerintah, pemda dan masyarakat dalam bentuk pelayanan sosial guna memenuhi kebutuhan dasar setiap warga negara yang meliputi rehabilitasi sosial, jaminan sosial dan perlindungan sosial.

Garis besar program kerja 100 hari itu sebagai berikut:

  1. Memperkuat dasar pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai bentuk meningkatkan aksesibilitas Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) terhadap pelayanan sosial dasar kesehatan dan pendidikan. Sasaran yang dituju  berupa menyelesaikan penyaluran bantuan sosial PKH tahap III tahun 2009 kepada 720.000 RTSM dan tahun 2010 kepada 50.000 RTSM.
  2. Menyelesaikan pemulangan pekerja migran yang bermasalah khususnya yang bekerja di Malaysia. Target yang akan dipenuhi antara lain memulangkan 29.818 orang pekerja migran bermasalah.
  3. Memberikan bantuan kepada Lanjut Usia terlantar melalui Jaminan Sosial Lanjut Usia (JSLU terlantar sebesar Rp. 300.000/orang/bulan dengan target sasaran 10.000 orang
  4. Bantuan sosial kepada penyandang cacat berat Jaminan Sosial Penyandang Cacat Berat (JSPC)       sebesar Rp.300.000/orang/bulan dengan target sasaran 17.000 orang. Selain program tersebut di atas, terdapat pula penyaluran Bantuan Langsung Pemberdayaan Sosial (BLPS) kepada 3.907 Kube di 80 kabupaten/Kota di 32 Provinsi, Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni sebanyak 2.346 Unit serta sarana lingkungan (Sarling) 40 Unit di 13 Provinsi, penyaluran dana stimulan program lanjutan KUBE-LKM di 15 Kab/Kota pada 11 Provinsi.
Departemen Sosial juga akan menyerahkan bantuan pemberdayaan keluarga anak jalanan di DKI Jakarta. Bantuan ini diberikan dalam rangka mendukung Jakarta Bebas Anak Jalanan. Kegiatan ini merupakan program terbaru yang akan mulai dilaksanakan pada awal Desember 2009, sebagai bentuk program perlindungan anak. Pada awal kegiatan akan diberikan bantuan sebesar Rp 247.500.000,- untuk 165 KK.

Departemen Sosial juga akan memperkuat sistem penanggulangan bencana. Untuk itu akan dilakukan distribusi kendaraan operasional penanggulangan bencana dan penambahan alokasi buffer stock daerah secara reguler ke gudang provinsi.

(Resti-Biro Humas Depsos RI)




 
Nilai Berita
Rata-rata: 4.8
Pemilih: 5


Beri nilai berita ini:

Luar Biasa
Sangat Bagus
Bagus
Biasa
Jelek


Opsi

 Versi Cetak Versi Cetak


Tidak ada komentar pada berita ini.
Page created in 0.407898 Seconds